Kamis, 09 Oktober 2025

Pemanfaatan Aplikasi SMART dalam Pengelolaan Perhutanan Sosial


Berita

Dalam rangka mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan berbasis perhutanan sosial, telah dilakukan kegiatan Training of Trainer (ToT) aplikasi Spatial Monitoring and Reporting Tool [SMART] berbasis Perhutanan Sosial/Social Forestry (SF) yang dilaksanakan pada tanggal 4–11 September 2025 di Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung upaya perlindungan hutan berbasis komunitas serta monitoring pengelolaan perhutanan sosial di wilayah kerja Forest Programme V (FP V).  Kegiatan ToT diikuti oleh peserta yang berasal dari empat wilayah kerja FP V, yaitu Kabupaten Sanggau, Sikka, Garut dan Madiun. Secara umum ToT yang diberikan dukungan teknis dan pelatihan database SMART, SMART Mobile, integrasi SIG, dan metode pengumpulan data lapangan untuk operator SMART dan tim perhutanan sosial di wilayah kerja FP V. Secara garis besar, ToT ini dibagi ke dalam beberapa sesi, yaitu:

  • Pengenalan konsep SMART SF dan mekanisme pelatihan 

  • Pengaturan teknis SMART Desktop dan SMART Mobile

  • SOP dan pemecahan masalah

  • Praktek di Lapangan (Uji Coba pengambilan data di lapangan menggunakan Aplikasi SMART Mobile)

  • Manajemen data dan query pada SMART Desktop 

  • Pelaporan SMART SF dan integrasi dengan GIS


Kegiatan diawali dengan pembekalan kepada para seluruh peserta pada 4–6 September 2025. Peserta merupakan perwakilan para pihak terkait, meliputi: 

  1. Sanggau:

  • Dinas LHK Provinsi Kalimantan Barat

  • Balai Perhutanan Sosial Banjarbaru 

  • KPH Sanggau Timur 

  • KPH Sanggau Barat

  • Koordinator Provinsi Kalimantan Barat

  • Koordinator Pendamping PS

  • Perwakilan Pendamping PS


  1. Sikka

  • Dinas LHK Provinsi NTT

  • Balai Perhutanan Sosial Kupang

  • KPH Sikka

  • Koordinator Provinsi NTT

  • Koordinator Pendamping PS

  • Perwakilan Pendamping PS 


  1. Garut

  • Dinas kehutanan Provinsi Jawa Barat

  • Balai Perhutanan Sosial Bogor

  • CDK Wilayah V Garut


  1. Madiun

  • Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur 

  • Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta

  • CDK Wilayah V Madiun


Pada sesi pembekalan, para peserta diberikan materi terkait dengan pengenalan aplikasi SMART seperti apa itu SMART dan bagaimana aplikasi SMART bisa digunakan di dalam pengelolaan Perhutanan Sosial. Dalam konteks pelatihan kali ini, SMART dapat digunakan dalam melakukan pemantauan hutan di dalam area pengelolaan Perhutanan Sosial dan memanfaatkan keunggulannya dengan menerapkan perlindungan dan pemantauan hutan yang terintegrasi, sehingga setiap stakeholder (Kelompok Perhutanan Sosial, KPH, Dinas Kehutanan, serta Balai Perhutanan Sosial) dapat terlibat aktif dalam kegiatan perlindungan dan pemantauan melalui sistem pengelolaan yang adaptif. Dengan ini, peserta diharapkan dapat mengenali dan menguasai beberapa hal dasar dalam Aplikasi SMART, diantaranya sebagai berikut:

  1. Mengenali fitur dasar SMART Desktop

  2. Membuat sistem pengelolaan area kerja atau pemantauan, sesuai dengan lokasi masing-masing stakeholder

  3. Membuat perencanaan Patroli

  4. Membuat laporan insiden

  5. Ekspor SMART Mobile Package

  6. Mengenali fitur dasar SMART Mobile


Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan, praktik lapangan ini dilaksanakan di lokasi Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) Harapan Maju, yang berada di Desa Mobui, Kecamatan Kembayan selama 3 hari, yaitu padai 7–9 September 2025. Pada sesi praktik lapangan ini, para peserta secara langsung melakukan pengambilan data lapangan menggunakan aplikasi SMART Mobile, dan diharapkan dapat melakukan simulasi patroli yang sebelumnya sudah disampaikan dalam sesi pertama.


Peserta diharapkan dapat mengumpulkan informasi awal untuk mengetahui kondisi hutan dan area Perhutanan Sosial yang ingin dipantau, melalui sosialisasi dan diskusi mengenai kegiatan SMART SF patrol bersama masyarakat atau anggota kelompok Perhutanan Sosial. Bersama masyarakat tentunya, tim patroli dapat menentukan target area patroli berdasarkan diskusi tersebut.


Setelah melakukan patroli lapangan, pada 10–11 September 2025, para peserta melakukan pengolahan data hasil patroli ke dalam aplikasi SMART Desktop. Melalui data patroli ini, peserta dapat melihat hasil setiap observasi yang dilakukan pada saat patroli di lapangan. Dalam pengolahannya, pengolah (admin) dapat melihat semua aspek yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan laporan hasil patroli. Pada umumnya, hasil patroli yang baik akan menunjukan beberapa hal, seperti:


  1. Seberapa jauh atau seberapa besar area yang sudah dipantau?;

  2. Berapa banyak titik observasi yang dicapai?

  3. Teridentifikasinya titik observasi atau area vital (Contoh: titik pembalakan, titik pembukaan lahan, titik api, dsb)


Dalam sesi ini, peserta dilatih untuk mendapatkan informasi tersebut, sehingga dapat menghasilkan laporan patroli yang baik, sehingga dapat digunakan sebagai dasar perencanaan patroli berikutnya, bahkan digunakan sebagai dasar untuk merencanakan kegiatan pengelolaan di area KP


Selain itu, untuk mendukung kegiatan patroli, terdapat masukan untuk memanfaatkan Remote Sensing. Pemanfaatan Remote Sensing ini diharapkan dapat menjadi data pendukung bagi tim patroli perhutanan sosial dalam melaksanakan perencanaan. Contohnya adalah memanfaatkan aplikasi Forest Watcher, yang dikembangkan oleh Global Forest Watch, untuk mendapatkan data deforestasi atau hotspot api secara rutin sebagai data alert (peringatan). Data peringatan ini dapat menjadi perhatian sehingga tim patroli dapat melakukan persiapan dan kemudian langsung turun lapangan untuk memvalidasi data tersebut, dengan menggunakan SMART Desktop untuk perencanaan dan SMART Mobile untuk mengambil data lapangannya.


Terakhir, dilakukan kegiatan diskusi untuk menentukan rencana tindak lanjut yang menghasilkan beberapa point, sebagai berikut

  1. Peserta menyelesaikan sistem konfigurasi pengelolaan SMART, sesuai dengan area/lokasi masing-masing

  2. Diadakannya pertemuan konsolidasi untuk finalisasi sistem konfigurasi

  3. Perencanaan kegiatan Pelatihan di masing-masing lokasi, dimana peserta ToT akan menjadi tim Trainer